Kemarin sore, saya sempatkan diri duduk santai di pojokan kedai kopi langganan sambil memasang earphone ke telinga. Kepala saya manggut-manggut sendiri menikmati sisa penat pekan ini. Pikiran saya langsung melayang ke tahun 2019, ketika album Menari Dengan Bayangan pertama kali beredar luas dan menemani hari-hari banyak anak muda urban yang sedang lelah-lelahnya bekerja.

Waktu itu, lagu seperti "Rumah Ke Rumah" atau "Untuk Apa / Untuk Apa?" rasanya seperti cermin raksasa yang memantulkan realitas hidup sehari-hari. Tak jarang, lirik-lirik yang ditulis Baskara Putra alias Hindia ini terasa menampar kesadaran tanpa harus menggurui. Ada kejujuran personal yang disampaikan lewat aransemen pop-rock bercampur balada yang mudah dicerna telinga.

Lalu, momentum berlanjut ketika single "Evaluasi" dan "Secukupnya" dirilis pada tahun yang sama. Dua lagu tersebut mendadak jadi hymne wajib bagi siapa saja yang sedang mencoba bertahan hidup di tengah riuhnya tekanan kota besar. Saya ingat betul bagaimana orang-orang bernyanyi bersama dengan lantang di berbagai gigs lokal ketika korus lagu tersebut menggema dari atas panggung.

Empat tahun berselang, tepatnya pada 2023, Hindia kembali merilis full-length album bertajuk Lagipula Hidup Akan Berakhir. Di album ini, cakupan temanya terasa jauh lebih luas dan matang. Track seperti "Cincin", "Berdansalah, Karir Ini Tak Ada Artinya", dan "Kita Ke Sana" memperlihatkan bagaimana proses pendewasaan seorang musisi melihat realitas sosial, relasi personal, hingga kecemasan kolektif kita semua.

Sekarang, obrolan di kalangan anak band dan penikmat musik independen mulai mengerucut pada rilisan terbaru mereka yang masuk ke dalam album Doves pada 2025 lewat track "everything u are". Pendekatan produksi audio di rilisan anyar ini menunjukkan eksplorasi tone yang kian matang. Bagian mixing dan mastering terdengar lebih lapang, memberi ruang bagi vokal dan instrumen untuk bernapas secara seimbang.

Saya sendiri masih sering memutar ulang lagu-lagu lama mereka sambil merenungkan dinamika industri musik kita hari ini. Apakah rilisan-rilisan baru ini bakal bertahan lama di ingatan pendengarnya seperti album pertamanya? Ya sudahlah. Semoga di tulisan berikutnya ada rilisan lokal yang lebih seru dari ini. Hehe.


Referensi & Sumber

  1. Hindia - everything u are (Doves, '25 on Blank Canvas)
  2. Hindia - Cincin (Lagipula Hidup Akan Berakhir)
  3. Hindia - Berdansalah, Karir Ini Tak Ada Artinya (Lagipula Hidup Akan Berakhir)
  4. Spotify Verified Discography Hindia