Menandai Akhir Perjalanan Thomas Ramdhan Bersama GIGI
25 April menjadi tanggal yang berbeda bagi band legendaris GIGI

25 April menjadi tanggal yang berbeda bagi band legendaris GIGI. Lini belakang band pop-rock legendaris, GIGI, dipastikan kehilangan pilar utamanya. Thomas Ramdhan, sosok yang telah menemani sebagai bassist GIGI selama puluhan tahun, resmi memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan langkah bersama band yang telah membesarkan namanya.
Bicara soal GIGI bukan sekadar bicara tentang melodi atau vokal yang melengking, melainkan tentang bagaimana warna bass Thomas memberikan "nyawa" pada setiap musik yang dibawakannya.. Dari groove yang energetik hingga progresi yang melodius, karakter permainan Thomas adalah identitas yang sulit tergantikan. Kepergiannya bukan hanya sekadar pergantian personel, melainkan penanda berakhirnya sebuah era yang telah mewarnai permainan bass di tanah air.
Meski babak ini tertutup, jejak kreatif yang ditinggalkan Thomas akan tetap menjadi awal baru bagi generasi musisi berikutnya. Terima kasih atas dedikasi dan ribuan frekuensi yang telah menghidupkan panggung musik Indonesia. Farewell, Legend.
Artikel Terkait

Hidupkan Kembali Ekosistem Musik Lokal, Magelang Record Store Day (RSD) 2026 Buktikan Rilisan Fisik Musik Masih Tinggi Peminat
Magelang Record Store Day (MRSD) 2026 sukses menjadi ajang yang mempertemukan kolektor, pelaku industri kreatif, dan penikmat musik melalui record market, diskusi, serta pertunjukan seni, sekaligus membuktikan bahwa minat terhadap rilisan fisik dan ekosistem musik lokal Magelang terus tumbuh di tengah era digital.

Saat Media Musik Jadi Boneka Politik
Sejak dulu, media musik selalu menjadi tempat bebas di mana orang bisa berekspresi tanpa campur tangan pemerintah.

Resonansi Rupa: Ruang Baru bagi Kolektif Lokal di Magelang, Kolaborasi Zannetive X Akar Kuas
Band alternative rock asal Magelang, Zannetive, menggelar acara kolaborasi bersama Akar Kuas yang merupakan komunitas seni visual di Magelang.