Rilis Single Terbaru "Selasa", Nyoman Paul Resmi Memasuki Era Baru sebagai Paul Aro
Musisi muda yang telah akrab dipanggil Nyoman Paul, kini telah resmi memasuki era baru dengan mengubah identitas panggungnya.

Musisi muda yang telah akrab dipanggil Nyoman Paul, kini telah resmi memasuki era baru dengan mengubah identitas panggungnya. Bertepatan dengan rilis single terbarunya yang berjudul "Selasa", pada 3 Maret 2026, Paul resmi mengubah nama panggungnya menjadi Paul Aro. Perubahan identitas tersebut merupakan langkah sekaligus babak baru bagi Paul dalam berkarier di industri musik Indonesia.
Sebelum merilis single terbarunya, Paul memang sudah mengunggah postingan di X pada Jumat (27/02/26), sebagai bentuk perkenalan awal dari identitas barunya. Dalam unggahan tersebut, ia menulis, "Halo salam kenal, saya Paul Aro." Nama “Aro” sendiri mengandung makna personal bagi Paul, ia ingin membawa serta cerita keluarganya dalam perjalanan bermusik. Bahkan Paul juga telah mengubah identitas di setiap katalog karyanya sebagai tanda telah dimulai era baru dari kariernya.
"Selasa" merupakan single terbaru yang ditulis oleh Paul Aro bersama dengan Petra Sihombing yang sekaligus berperan sebagai produser dalam proses produksi. Lagu ini juga merepresentasikan fase awal dari seorang Paul Aro, dengan menyajikan musik bergenre pop indie yang mampu menggugah emosi, tetapi sederhana. Hal tersebut karena aransemen dari lagu "Selasa" mampu menghadirkan kedalaman rasa, sehingga pendengar dapat larut dalam cerita yang disampaikan.
Artikel Terkait

CTRL Kemas Kisah Julian dan Rebecca dalam Album Debut “Townie Romance”
CTRL resmi memperkenalkan album debut mereka bertajuk “Townie Romance” dalam 8 track.

FSTVLST gelar sesi dengar album “Paradoks Diametral” di Magelang.
FSTVLST Menggelar sesi dengar album baru mereka “Paradoks Diametral” pada tanggal 20 April 2026. Sesi dengar ini diadakan di Warung Makan Gemati, dengan kuota peserta yang terbatas.

The Changcuters Sukses Tutup Tur UK dengan “Hijrah ke London” di Inggris
Setelah penantian panjang hampir dua dekade, group musik asal Bandung, The Changcuters akhirnya mewujudkan lirik ikonis mereka menjadi kenyataan